Membaca Input dan Mengirimkan Output dengan Arduino

November 18th, 2009

Pada posting sebelumnya sudah dibahas mengenai langkah-langkah memulai Arduino. Sekarang saatnya kita lanjutkan mengenal dasar input-output dengan Arduino.

Pada praktek ini kita akan membaca tombol push-on sebagai input dan mengerakkan relay sebagai output. Tombol ditekan sekali, relay hidup. Ditekan kedua kali, relay mati, begitu seterusnya. Contoh ini memang sederhana sekali, maksudnya agar pembaca memahami dasar input-output dengan Arduino — atau mikrokontroler pada umumnya.

Persiapkan Arduino dan komponen. Rangkailah seperti ini:

Arduino Input Output

Klik gambar untuk memperbesar.

Pin 10 digunakan sebagai input (tombol) dan pin 5 sebagai output (relay). Asumsi tegangan relay adalah 5V, jadi bisa mengambil tegangan dari board Arduino. Kalau mau menggunakan relay dengan tegangan lebih besar, silahkan menggunakan tegangan relay tersendiri dan mengganti transistor dengan TIP102.

Sekarang buka Arduino IDE (software Arduino) dan copy-paste program berikut.

// definisikan pin
int tombolPin = 1;
int relayPin  = 5; 

// var untuk status relay
boolean status = true;

void setup()
{
    // set pin tombol sebagai input
    pinMode(tombolPin, INPUT);
    // set pin relay sebagai output
    pinMode(relayPin, OUTPUT);
}

void loop()
{
    // kalo ditekan, balikan statusnya
    if (digitalRead(tombolPin)) {
        status = !status;
    }

    // kirim ke relay
    digitalWrite(relayPin, status);

    // hindari bouncing
    delay(200);
}

Setelah di copy-paste, lakukan verify (CTRL+R). Kalau sudah tidak ada error, lanjutkan dengan upload (CTRL-U). Setelah selesai, cobalah tekan tombol. Kalau semua sudah benar akan terdengar bunyi ‘tik’ pada relay. Artinya relay sudah bekerja.

Untuk memastikan relay bekerja dengan benar coba hubungkan switch relay dengan LED atau lampu. Lampu akan menyala atau padam sesuai dengan penekanan tombol.

Seperti biasa, kalau ada yang kurang jelas silahkan tanya di bagian komentar ;-)

Memulai Praktek dengan Arduino

November 14th, 2009

Arduino adalah prototype elektronika open source yang memungkinkan seorang pemula atau yang mahir di bidang elektronika dan mikrokontroler dapat membuat aplikasi elektronik dengan cepat dan mudah.

Dalam sebuah board Arduino, terdapat komponen IC mikrokontroler AVR jenis ATMega, komponen konversi USB ke serial, regulator tegangan dan program bootloader yang ditanamkan pada IC mikrokontroler. Hal ini membuat Arduino menjadi sebuah board yang kompak, mudah dibawa-bawa dan mudah dihubungkan dengan komputer atau laptop yang menggunakan USB.

Persiapan Memulai Praktek

Sebelum memulai praktek dengan Arduino, silahkan mempersiapkan perlengkapan sebagai berikut:

  1. Sebuah board Arduino. Kalau belum punya, anda dapat membelinya di IndoRobotika.com
  2. Kabel USB type A ke B. Untuk menghubungkan komputer atau laptop anda ke board Arduino.
  3. Software Arduino versi terbaru. Silahkan download di website Arduino.

Install Software dan Driver

Setelah software Arduino di download. Silahkan extract file Arduino ke sebuah folder. Kemudian sambungkan kabel USB dari komputer atau laptop anda ke Arduino — sambungan USB akan memberikan tegangan ke board Arduino sehingga Arduino akan otomatis menyala, lihat lampu power menyala.

Pada saat pertama kali disambungkan, Windows akan menanyakan driver untuk USB. Silahkan arahkan lokasi pencarian driver ke folder \arduino-00xx\drivers\FTDI USB Drivers

Tunggu sampai proses instalasi driver. Setelah selesai, maka kita siap melakukan praktek yang pertama.

Praktek Pertama dengan Arduino

Sekarang kita coba praktek pertama dengan Arduino. Praktek pertama ini sangat sederhana, tujuannya agar kita yakin Arduino dan software-nya bekerja dengan baik.

Sekarang bukalah software Arduino, kemudian pilih menu Tools -> Serial Port. Pilihlah port yang dipakai oleh USB ke Arduino, misalnya COM3, dsb.

Copy-paste kode program di bawah ini ke halaman editor program Arduino. Kemudian File -> Save.

/* Contoh program Arduino */
int ledPin = 13;              // LED pada pin 13

void setup()                  // dijalankan awal
{
pinMode(ledPin, OUTPUT);      // set pin sebagai output
}

void loop()                   // dijalankan terus
{
digitalWrite(ledPin, HIGH);   // nyalakan LED
delay(1000);                  // tunggu satu detik
digitalWrite(ledPin, LOW);    // matikan LED
delay(1000);                  // tunggu satu detik
}

Lakukan verify untuk meng-kompilasi sekaligus mengecek apakah ada kesalahan di dalam program di atas. Caranya dengan menekan tombol CTRL+R atau menekan tombol toolbar Verify.

Setelah melakukan verify dan tidak ada pesan kesalahan, sekarang lakukan proses upload. Proses upload adalah mengirimkan program hasil kompilasi dalam bentuk bahasa mesin dari komputer ke board Arduino. Silahkan tekan CTRL+U untuk melakukan upload — atau tekan tombol toolbar Upload to I/O Board. Tunggu beberapa detik sampai program selesai di upload.

Setelah upload selesai dan sukses melakukan upload — tidak ada pesan kesalahan, sekarang tunggu 5 detik dan perhatikan pada board Arduino. Anda akan melihat LED berkedip-kedip dengan selang waktu 1 detik. Kalau anda sudah melihat LED berkedip, maka praktek anda berhasil ;-)

Selamat mencoba, kalau ada kesulitan silahkan tulis di bagian komentar.

IndoRobotika Menjadi Distributor Arduino Untuk Indonesia

November 13th, 2009

Apakah anda pernah mendengar Arduino? Ya, Arduino adalah board mikrokontroler open source yang diciptakan untuk para hobbyist elektronika dan mikrokontroler.

Arduino adalah board serba bisa dan relatif mudah penggunaan nya dibandingkan mempelajari mikrokontroler secara langsung. Saat ini Arduino sudah sangat populer di dunia dan sudah dipakai untuk bermacam-macam keperluan. Tidak hanya untuk belajar atau percobaan, tapi sudah dipakai untuk keperluan yang lebih serius, misalnya mengontrol mesin, komunikasi data, wireless dan sebagainya.

Arduino adalah board open source yang pertama kali di buat di Italy. Saat ini sudah dijual di banyak negara di dunia. Walaupun sifatnya open source — bisa dibuat sendiri, tetapi seorang pemula sering mengalami kesulitan dalam membuatnya. Terutama dalam hal membuat bootloader.

Di Indonesia sekarang anda tidak akan sulit lagi untuk membeli Arduino. Sebab IndoRobotika kini sudah diakui oleh website Arduino.cc sebagai distributor Arduino untuk wilayah Indonesia. Silahkan melihat halaman http://arduino.cc/en/Main/Buy

Arduino Distributor List

Kalau saat ini anda sedang mencari penjual Arduino di Indonesia, atau ingin membeli Arduino, silahkan mampir di toko kami IndoRobotika dan jarang ragu untuk berbelanja ;-)

Selamat Datang di Blog Indo Robotika

November 12th, 2009

Selamat datang di blog Indo Robotika.com – Ini adalah blog dari toko IndoRobotika.com. Kalau anda penggemar elektronik, mikrokontroler, PIC, AVR, Arduino, robotika silahkan mampir ke toko kami www.indorobotika.com, selamat berkunjung dan melihat-lihat toko kami. ;-)